Diposkan pada Guest Post, Menikah & Tinggal di Jerman

proses pengajuan eAT 2017 (Aufenthaltstitel)

hallöchen,

postingan pertama di tahun 2017, thanks to NH! tentang proses mengganti visa nasional yang berlaku tiga bulan ke visa izin tinggal tiga tahun di tempat tinggalnya di Bundesland Bayern. thanks yaaa… mudah2an saya jadi ikutan semangat posting lagi.

oh ya dua bulan belakangan ini saya ikutan olahraga beban, tiga kali seminggu. gak lama-lama sih cukup satu jam aja. maklum selain diabetes saya juga kena kolesterol (suka merinding nih klo inget gimana lahapnya makan gulai otak dan soto yang ada jeroannya). yasut gak ada kata terlambat, olahraga juga merupakan cara terbaik yang dilakukan untuk menurunkan kolesterol. mudah-mudahan klo kadarnya udah ok gak perlu lagi minum obat kolesterol. oh ya waktu pertama ikutan BMI saya 25,7 – dua bulan sesudah itu 25,2 – turun 0,5 gak banyak tapi ok deh sedikit lagi bisa masuk ke range normal (18,5-25). targetnya bisa nurunin berat badan ke angka 55 sebelum berusaha mencapai target utama 50 kg…

====

Proses Pengajuan eAT 2017 (Aufenthaltstitel)

 

Setibanya di Jerman (Bayern) aku langsung daftar pernikahanku ke Standesamt tempat tinggalku sekalian proses penambahan nama keluarga dari suami. Setelah urusan dokumen tentang penambahan nama selesai dilanjutkan dengan dengan pembuatan Aufenthaltstitel (ijin tinggal / residence permit).

Pengalamanku sendiri adalah menunggu surat undangan dari Ausländerbehörde, suamiku sempet telepon juga ke ABH menanyakan tentang proses selanjutnya. Ga lama setelah dokumen penambahan nama selesai, datanglah surat undangan / panggilan untuk menghadap ABH alias untuk apply Aufenthaltstitel (ijin tinggal / residence permit) ini. Di surat tersebut dijelaskan dokumen apa saja yang wajib dipersiapkan –> Invitation letter from Ausländerbehörde (surat undangan dari ABH)

Dokumen yang dibawa ASLI dan COPY nya sebagai berikut :

1 Passport yang masih berlaku + halaman yang ada visa kumpul keluarga JERMAN
2 1 lembar photo biometrik
3 Slip gaji 3 bulan terakhir dari suami
4 Kartu asuransi
5 Formulir pernyataan jika kita tinggal disatu rumah, di isi lengkap dan ditandatangani (Formulir dari ABH dikirim bersamaan dengan surat undangan dari ABH)
6 Formulir permohonan Aufenthaltstitel; diisi lengkap dan ditandatangani (Formulir dari ABH dikirim bersamaan dengan surat undangan dari ABH) –> Form – Antrag auf eAT 1 (formulir pengajuan izin tinggal)
7 Bayar cash EURO 110

Prosesnya kurang lebih 4-6 minggu; eAT ku jadi sebulan. Pihak ABH akan mengirimkan surat mengenai Aufenthaltstitel kita. Jika sudah menerima surat ini dari ABH, maka segera menghubungi ABH untuk buat janji pengambilan kartu Aufenthaltstitel. Waktu pengambilan aku datang sendiri ke ABH. Aufenthaltstitel ini berlaku selama 3 tahun, berhubung saya pendatang baru di Jerman sejak Oktober 2016.

===

terlampir Durschführung des Aufenthaltsgesetzes –> Durchführung des Aufenthaltsgesetzes (AufenthG).. (formulir surat keterangan bahwa pasangan bersangkutan tinggal bersama) – dari surat undangan ABH nya itu ,,Belehrung über die eheliche Lebengemainschaft, sama contoh formulir aplikasi nya, cuma bagian depan aja. formulir aplikasi nya sendiri ada 6 halaman. isinya tentang data pribadi dan data orang tua di indonesia. Sewaktu aku datang aku bawa juga berkas buku nikah plus terjemahannya. Biasanya kalau urusan sama petugas pemerintah Jerman, semua berkas aku bawa semua, seandainya di tanya hehe

Iklan
Diposkan pada Guest Post, panduan pengurusan dokumen dan legalisir

proses perubahan nama di jerman

setelah berkomunikasi lewat imel selama kurleb dua tahun akhirnya NH nyampe juga di Jerman. NH menikah di Indonesia dengan orang Jerman dan memutuskan menyusul suaminya dan tinggal di Jerman. salah satu yang diurus adalah soal perubahan nama atau penambahan nama suami. walau urusannya gak seribet di Indonesia harus ke Pengadilan dulu, disini sebelum dirubah harus klarifikasi nama yang bersangkutan dan nama keluarga. nah berhubung nama yang tercantum di akte kelahiran umumnya adalah nama lengkap kita tanpa nama keluarga, sering terjadi kekurangsepakatan dalam menentukan mana yang nama kita mana yang nama keluarga dalam konteks kita adalah nama orang tua.  

ok d untuk yang kerap menanyakan merubah nama di Jerman setelah menikah di Indonesia, berikut saya share imel dari NH. disini saya ambil contoh di akte kelahiran NH tercantum nama lengkap NH, DINA MARIANA. setelah berdiskusi dengan Beamtin di daerah mereka tinggal akhirnya NH bisa mempertahankan nama DINA MARIANA sebagai Vorname. klo ngikutin mau Beamtinnya nama NH menjadi sbb: DINA MÜLLER geb. MARIANA. tapi ini gak bener karena Mariana itu kan nama NH bukan nama keluarga (catatan geb. atau geborene adalah nama keluarga gadis ybs sebelum menikah)

Rathaus
Rathaus

Standesamt punya buku tentang peraturan pernikahan dari seluruh dunia termasuk penambahan nama suami (ini berdasarkan pengalamanku juga). Sebelum aku bikin termin ke standesamt utk tambah nama suami, petugasnya bilang kalau dia perlu baca peraturan yg berlaku jg di indonesia.

Setelah aku datang dan aku ajukan permohonan penambahan Nachname, petugasnya udah paham kalau di indonesia itu memang umum kalau setiap orang tidak punya nama keluarga.

Untuk penambahan nama, aku ajukan diawal maunya seperti apa. Contohnya namanya aku karang ya hehehe.. Nama lengkap Dina Mariana (aku ga pnya nama keluarga) dan mau nambahin nama suami Müller. Jadinya Vorname: Dina Mariana dan Nachname : MÜLLER. Dan petugasnya langsung masukin ke system utk penambahan nama suami.

Syaratnya jg gampang. Kalau udah menikah di indonesia syarat penambahan nama suami:

1. Telpon standesamt buat bikin janji

2. Bawa buku nikah asli yg sudah dilegalisir di 3 department di Jakarta dan yg sudah diterjemahkan ke bahasa jerman beserta copyan (penerjemah tersumpah) – aku pakai jasa Pak Akhmad Robani.

3. Passport WNI asli + copy

4. Passport suami asli + copy

5. Bayar 35Euro

6. Prosesnya cepet banget. 30 menit langsung dapet kertas (surat keputusan tentang penambahan nama suami) dari standesamt dan tentunya sudah resmi menjadi Frau Dina Mariana MÜLLER.

Namensführung in der Ehe
Namensführung in der Ehe

Pengalamanku kemarin seperti ini mba..

sekali lagi thanks berat untuk NH yang selalu apdet soal proses dokumennya baik selama di Indonesia maupun di Jerman termasuk soal proses perubahan nama ini. salut, memang begitu lah seharusnya. Beamtin disini bisa memahami kalau kita mempunyai sistem penamaan yang berbeda asal kita tegas.

Diposkan pada Guest Post, panduan pengurusan dokumen dan legalisir

tata cara legalisir SKBM dan Akte Kelahiran di Kementerian Luar Negeri

legalisasi di Kemenlu ini adalah legalisasi terakhir sebelum legalisasi final di Kedutaan Jerman. legalisasi SKBM dan Akte Kelahiran di Kemenkumham bisa diunduh di https://kaykakayka.wordpress.com/2015/07/14/tata-cara-legalisir-skbm-dan-akte-kelahiran-di-kemenkumham/

ok di bawah ini adalah kopian imel NH tentang tata cara legalisasi SKBM dan Akte Kelahiran di Deplu tersebut:

 

Liebe mba Kayka,

Akhirnyaaa sudah dapat legalisirnya. Seneng deh…. Tinggal next step, translation trus ke Kedutaan Jerman deh… Hasil legalisir ke 3 departemen sudah selesai. Aku attach tapi aku blur soalnya tinta nya nembus :).

Menurut aku prosesnya itu ga ribet klo udah di kerjakan satu persatu. Aku bisa bilang ga ribet karena kinerja pelayanan dari pemerintah sekarang ini sudah jauh berbeda dengan sebelumnya. Semua pihak being professional. Pokoknya salut deh mba.. 🙂

Prosedur Legalisir Dokumen di Departemen Luar Negeri (DepLu)

Kementrian Luar Negeri
Kementrian Luar Negeri

Dirjen Protokol dan Konsuler – Departemen Luar Negeri

Loket Pelayanan Publik – Departemen Luar Negeri

Alamat : Jl. Pejambon No. 6, Jakarta

Jam pelayanan legalisir : 09.00 – 14.00 (hari kerja)

Phone : 021 – 344 1508 Extension. 3103 (Pernah menelpon ke nomer ini dan di respon dengan sangat ramah dan informative oleh si Bapak Petugas)

Lokasi : Naik Trans Jakarta koridor 2, turun di Halte Deplu. Masuk melalui gerbang terdekat dari halte Trans Jakarta. Jalan terus ke arah Stasiun Gambir karena letak gedungnya tidak jauh dari Stasiun Gambir. Jika membawa kendaraan sendiri pastikan tidak terlewat karena hanya berlaku satu arah. Jika terlewat maka harus memutar kembali kearah Mesjid Istiqlal.

Untuk informasi Trans Jakarta aku baca dari salah satu blog mba Kayka, soalnya aku sendiri naik motor biar cepat mengingat aku cuti kerja setengah hari.

Disini saya akan melegalisir Akte Kelahiran dan Surat Keterangan Belum Menikah.

Dokumen yang perlu dipersiapkan:

  1. Map berwarna KUNING
  2. Akte kelahiran ASLI yang sudah di legalisir di Kemenkumham dan fotocopy 1 lembar
  3. Surat Keterangan Belum Menikah ASLI yang sudah di legalisir di Kementerian Agama dan Kemenkumham dan fotocopy 1 lembar
  4. Isi formulir permohonan legalisir (petugas loket akan memberikan form)
  5. Fotocopy KTP
  6. Materai 6,000 (sesuai dengan jumlah dokumen yang akan dilegalisir)

Langkah – Langkah:

Kementrian Luar Negeri
Kementrian Luar Negeri

Masuk ke Gedung Loket Pelayanan Publik tanpa mengambil nomor antrian. Langsung menuju Loket 4 (Legalisasi) minta formulir permohonan legalisir.

 

Kementrian Luar Negeri
Kementrian Luar Negeri

Setelah form di isi, datangi kembali ke petugas di loket 4. Serahkan semua dokumen yang telah dipersiapkan beserta form yang telah dilengkapi. Petugas akan mengecek kelengkapan dokumen kita.

 

Kementrian Luar Negeri
Kementrian Luar Negeri

Bayar di loket tersebut dengan biaya sebesar IDR 10.000 / dokumen, kemudian kita akan diberikan tanda terima pembayaran yang akan kita tunjukkan saat pengambilan dokumen.

Dokumen bisa diambil keesokan harinya dengan membawa tanda terima tersebut. Jika kita datang pagi bisa kita tanyakan ke petugas loket untuk pengambilan dokumen di hari yang sama *Namun ini tergantung dari banyak tidaknya antrian dokumen.

Diposkan pada Guest Post, panduan pengurusan dokumen dan legalisir

tata cara legalisir SKBM dan Akte Kelahiran di Kemenkumham

legalisasi di Kemenkumham adalah proses lanjutan setelah Surat Keterangan Belum Menikah (SKBM) selesai dilegalisir di Kementerian Agama (https://kaykakayka.wordpress.com/2015/07/14/tata-cara-legalisir-skbm-di-kementerian-agama/) dan juga proses legalisasi tahap awal untuk Akte Kelahiran yang dikeluarkan oleh Catatan Sipil (https://kaykakayka.wordpress.com/2015/06/05/cara-mengurus-pembaruan-akte-kelahiran-di-catatan-sipil/)

berikut saya kopikan kembali imel dari NH:

 

Liebe Mba Kayka,

Berikut ini tata cara legalisir di Kemenkumham. Disini saya akan melegalisir Akte Kelahiran asli dan Surat Keterangan Belum menikah asli.
*NOTE: yang di legalisir adalah dokumen ASLI

Dokumen yang perlu disiapkan (dokumen dimasukan di dalam map warna apa saja biar tidak tercecer) :
1. Akte kelahiran Asli dan akte kelahiran fotocopy (1) lembar
2. Surat keterangan Belum Menikah asli yang telah di legalisir di Departemen Agama + SPECIMEN TANDATANGAN ASLI dari Kepala KUA dan fotocopynya masing-masing 1 lembar
3. Bawa materai 6.000 (jumlah materai tergantung dari jumlah dokumen yang akan dilegalisir). Buat jaga-jaga selalu bawa extra 🙂
4. Isi surat permohonan legalisir (petugas loket akan memberikan formulirnya)
5. Surat kuasa diatas materi jika diwakilkan beserta fotofopy KTP kedua belah pihak

Oh iya, sebelumnya saya membaca dari beberapa blog untuk proses legalisir di Kemenkumham akan diminta membeli map warna tertentu di koperasi. Sepertinya untuk proses sekarang sudah ditiadakan, jadi bisa pakai map warna apa aja.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

Ditjen AHU - Kementerian Hukum dan HAM
Ditjen AHU – Kementerian Hukum dan HAM

1. Lokasinya tepat di seberang Pasar Festival, satu komplek dengan Dirjen Imigrasi, Pintu masuk dari jalan utama HR Rasuna Said kuningan. Pas di depan gerbang ada plang DIRJEN AHU (Administrasi Hukum UMUM) ada pak Satpamnya juga, lurus terus masuk aja ke area parkir dilapangan karena gedungnya tidak menghadap ke jalan Rasuna Said melainkan dibelakang gedung.

Ditjen AHU - Kementerian Hukum dan HAM
Ditjen AHU – Kementerian Hukum dan HAM

2. Ambil nomor antrian untuk proses legalisir tepat di pintu masuk. Untuk legalisir dokumen ada di loket H

3. Setelah nomer antrian dipanggil, kita menuju loket H. Petugas akan mengecek kelengkapan dokumen dan akan memberikan formulir permohonan untuk kita isi dan langsung akan memberikan tanda terima untuk pengambilan legalisir (entah kenapa diberikan diawal)

Ditjen AHU - Kementerian Hukum dan HAM
Ditjen AHU – Kementerian Hukum dan HAM

4. Setelah diisi petugas akan meminta kita untuk melakukan pembayaran online. 2 komputer telah disediakan untuk proses pembayaran nya. Kita akan diminta isi form online yang terdiri dari nama, nomer telpon, email dan klik perdata (legalisasi dokumen). Dikenakan biaya IDR 25.000/dokumen. Jika ada 2 dokumen maka kita harus isi form online tersebut 2 kali. nanti akan muncul dilayar mengenai kode voucher. Jangan lupa foto saja kode booking karena ini akan di gunakan oleh pihak bank BNI.

Ditjen AHU - Kementerian Hukum dan HAM
Ditjen AHU – Kementerian Hukum dan HAM

5. Ke counter bank BNI counternya tepat di sebelah counter H. Jadi masih didalam ruangan yang sama.

Ditjen AHU - Kementerian Hukum dan HAM
Ditjen AHU – Kementerian Hukum dan HAM

6. Balik lagi ke counter H tanpa antri untuk memberikan slip pembayaran dari BNI

7. Proses 3 hari kerja.

 

Mba Kayka, aku bikin prosesnya detail jadi terkesan ribet padahal sih tidak ribet sama sekali. Untuk petugas dan prosesnya sudah jauh lebih baik. Walau banyak calo mendekat tapi cukup aku bilang sudah tau prosesnya. Mereka pantang menyerah untuk mendekati kita, sampai ada yang menjanjikan jika melalui calo prosesnya lebih cepat. Smua sesuai prosedur kok pakai calo atau pun di urus sendiri :). Prosesnya SAMA…

Diposkan pada Guest Post, panduan pengurusan dokumen dan legalisir

tata cara legalisir SKBM di Kementerian Agama

yang ini adalah apdetan dari NH tentang tata cara legalisir Surat Keterangan Belum Menikah di Kementerian Agama. untuk pembaca yang baru nyampe di blog dunia kayka, NH adalah salah satu pembaca yang nyasar di blog dunia kayka sekitar Oktober 2014. NH memerlukan informasi dokumen-dokumen yang diperlukan untuk menikah di Jerman. setelah bertegur sapa di blog, komunikasinya dilanjutkan per imel. nah gak cuma nanya, NH rajin ngapdet perkembangan pengurusan dokumennya udah sampai dimana. begitu juga kalau udah selesai semuanya direkap dengan permintaan khusus kalau tidak keberatan minta di-share di blog. permintaan yang tentu saja saya tanggapi dengan senang hati. kerena selain ada sedikit perberbedaan dengan apa yang pernah saya tulis di tahun 2011, juga lebih kepada niat NH mengurus sendiri sampai selesai semua dokumen yang diperlukannya #benarbenarangkattopi

dalam kurun waktu sembilan bulan tersebut NH berhasil lulus ujian B1 Bahasa Jerman, yang memang diwajibkan untuk apply Visa D atau Visa Nasional Jerman, membuat pembaharuan Akte Kelahiran di Catatan Sipil (apdetannya bisa diunduh disini https://kaykakayka.wordpress.com/2015/06/05/cara-mengurus-pembaruan-akte-kelahiran-di-catatan-sipil/), pembuatan SKBM serta legalisirnya di Kemenag, Kemenkumham dan Kemenlu. berikut saya kopikan imel NH tentang proses legalisir SKBM di Departemen Agama tersebut:

 

Hi Mba,

Berikut tata cara legalisir dokumen di Departemen Agama. Lokasi di Jl. MH. Thamrin No.6 Jakarta Pusat. Persis di sebelah gedung Menara Thamrin dan disebrang gedung Bank Mandiri Thamrin, kira-kira 50 meter dari perempatan lampu merah Sarinah.

Dokumen yang harus dipersiapkan :

  1. Surat Keterangan Belum Menikah (atau Surat Keterangan Status Perkawinan) ASLI, yang dikeluarkan oleh KUA setempat sesuai formulasi yang ditentukan oleh Kementrian Agama RI
  2. 3 (tiga) lembar fotokopi Surat Keterangan Belum Menikah (sesuai butir 1) → fotokopi ini harus diberi pengesahan (legalisasi) oleh KUA (Kantor Urusan Agama) yang menerbitkan Surat Keterangan Belum Menikah tersebut, yang mana cap ini menyatakan bahwa fotokopi tersebut sesuai dengan aslinya, dan HARUS mencantumkan tanggal dan nomor surat. Pengesahan hanya boleh ditandatangani oleh Kepala KUA
  3. 1 (satu) lembar fotokopi KTP dan paspor (dari calon suami/istri yang warga negara Indonesia)
  4. 1 (satu) lembar fotokopi paspor (dari calon suami/istri yang warga negara asing)
  5. Fotokopi formulir N1, N2, dan N4 (dikeluarkan oleh Kantor Kelurahan/Desa)
  6. Fotokopi Surat Pengantar Nikah dari Kelurahan/Desa, ATAU fotokopi Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan/Desa
  7. Apabila calon suami/istri merupakan mualaf: Surat Keterangan Mualaf / Surat Keterangan Memeluk Agama Islam –ASLI (yang asli akan dikembalikan lagi) dan fotocopy (1) lembar. Jika proses mualaf dilakukan di negara Calon maka surat Mualaf tersebut harus diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia
  8. Untuk Perempuan (Jika akan menikah di Jerman): Surat Keterangan Ikrar Taukil Wali bil Kitabah yang ditandatangani di atas meterai Rp 6.000,- dan diketahui oleh Kepala KUA setempat. Untuk kasus saya, tidak perlu menyertakan surat Ikrar Taukil Wali Bil Kitabah karena orang tua akan ikut ke Jerman. Hal ini juga diketahui oleh Kepala KUA dimana SKBM saya diterbitkan. Petugas akan mengecek kebenaran informasi tersebut dengan menelpon kepala KUA dimana SKBM kita diterbitkan
  9. Bagi mereka yang sudah pernah menikah sebelum perkawinan ini: Fotokopi akta cerai atau akta kematian.
  10. Surat kuasa (sesuai contoh) yang ditandatangani di atas meterai Rp 6.000,-. JIKA DIWAKILKAN di sertai copy KTP kedua belah pihak.
Kementerian Agama
Kementerian Agama – Formulir Permohonan Legalisir

Datang langsung ke Gedung Departemen Agama, untuk bagian Legalisasi dokumen ada dilantai 7. Mereka tidak menyediakan loket, hanya ada meja reception saja. Tinggal bilang ke petugas/ receptionist mau proses legalisir. Nanti petugas akan cek kelengkapan dokumen dan akan diberikan formulir permohonan legalisir. Tempatnya lumayan sepi dan tidak antri.

Jika kebetulan Kepala Dinas sedang berada ditempat proses legalisirnya bisa ditunggu dan kebetulan untuk proses saya termasuk cepat, hanya menunggu 30 menit kemudian petugas langsung menyerahkan dokumen yang sudah di legalisir dan GRATIS 🙂

 

Kind Regards

N

***

Format Surat Kuasa

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama:

Tempat/ Tanggal Lahir:

No. KTP:

Alamat:

 

memberi kuasa penuh kepada:

Nama:

Alamat:

 

untuk mengurus legalisasi dokumen kami pada Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.

Atas kerjasama serta bantuan yang diberikan kami sampaikan banyak terima kasih.

Demikianlah surat kuasa ini dibuat dengan sebenarnya dan agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

 

Jakarta, ……………………………..

Yang menerima kuasa,                                                                                                   Pemberi kuasa,

 

materai Rp, 6.000,-

 

(                                     )                                                                                                   (                                           )

 

Diposkan pada Guest Post, panduan pengurusan dokumen dan legalisir

cara mengurus pembaruan Akte Kelahiran di Catatan Sipil

NH adalah salah satu pembaca yang nyasar ke lapak dunia kayka, sekitar bulan Oktober tahun lalu gitu deh. seperti halnya saya, NH dan calonnya berencana untuk menikah di Jerman. setelah halo-haloan di blog, komunikasi selanjutnya berlangsung lewat imel. disela-sela kesibukannya bekerja, NH berusaha untuk sebisanya mengurus sendiri persyaratan untuk keperluan tersebut #saluuut

saat ini NH sudah berhasil mendapatkan kutipan Akte Kelahiran dari Catatan Sipil. diimelnya NH menawarkan dan mempersilahkan saya untuk mengapdet proses yang ia lalui di blog saya. hal yang saya sambut dengan senang hati karena di blog ini memang gak ada apdetan soal cara mengurus pembaruan Akte Kelahiran di Catatan Sipil. ya gak bisa diapdet lah wong yang ngurus calo begitu…

ok apa yang dilakukan NH adalah hal yang patut dicontoh, artinya gak cuma bisanya nanya aja terus gak ada ba bi bu nya lagi… tapi juga berbagi kembali, yang walau tidak terucap saya anggap sebagai tanda terima kasih. tanpa menambahi dan mengurangi berikut adalah apdetan dari NH, semoga bermanfaat…

***

cara mengurus pembaruan Akte Kelahiran di Catatan Sipil

NH (1)
KODIM 0503 Jakarta Barat
NH (2)
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta

Datang ke kantor Dinas kependudukan dan pencatatan sipil provinsi DKI Jakarta Jl. S. Parman no. 7. Dilantai dasar langsung isi buku tamu dan menjelaskan untuk keperluan apa. Lokasi persis disebelah kantor pengadilan / kejaksaan Jakarta Barat dan Kodim 0503 Jakarta Barat (sebrang Kampus Ukrida)

NH (5)
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta
NH (4)
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta
NH3
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta

Ambil nomer antrian, utk pembaruan akte kelahiran di loket 1.

Dokumen yang harus dipersiapkan:

  • copy akte kelahiran beserta aslinya (aslinya akan diambil)
  • copy kartu keluarga
  • copy buku nikah orang tua
  • Copy KTP pribadi
  • copy KTP orang tua
  • copy ijasah SD, SMP,SMA, Perguruan Tinggi (dari awal sampai akhir)
  • materai (siapkan lebih)
  • surat kuasa ditandatangani diatas materai (jika prosesnya diwakilkan)
NH (6)
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta
NH (7)
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta

Datang ke loket 1, serahkan semua dokumen yang kita sudah persiapkan. Petugas akan langsung cek kelengkapan dokumen kita dan kita akan diberikan formulir yang harus diisi dan ditempelkan materai disurat pernyataannya.

Tanda Terima Pengambilan Kutipan Akte Lahir
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta

Petugas akan cek akte kelahiran kita dibagian arsip. Petugas akan memanggil nama kita setelah pengecekan selesai. Setelah itu kita kan diberikan tanda terima (sebagai bukti pengambilan akte kelahiran). Petugas akan menginformasikan berapa lama akte kelahiran bisa diambil, aku kmrn 10 hari kerja. Di form tersebut akan dicantumkan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk follow up ke Dinas Kependudukan.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta – Akte Kelahiran Tampak Muka
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta – Akte Kelahiran Tampak Belakang

Berdasarkan pengalaman saya, saya sendiri yang aktif menelpon ke Dinas Kependudukan untuk cek kapan akte saya bisa diambil. Setelah dapat di konfirmasi baru lah saya datang kesana.

Jika ada yang memerlukan untuk legalisir prosesnya sama, isi form ini dan bisa ditunggu hari itu juga. Di ruang tunggu ini juga ada tukang foto copy per lembarnya Rp. 500,- . Dari proses awal sampai akhir tidak dikenakan biaya = GRATIS. Petugasnya juga sangat membantu. Secara keseluruhan kinerja petugas di Dinas Kependudukan DKI Jakarta sudah bagus.

***

tuk NH:

trims ya apdetannya…

penampakan dan typo akte yang baru keren lho. bisa  dimengerti siapa saja karena ada bahasa inggrisnya juga…