Diposkan pada Menikah & Tinggal di Jerman

Niederlassungserlaubnis #3

nerusin postingan beberapa waktu yal soal izin tinggal permanen. berikut adalah solusi dari Ausländerbehörde kalo dalam masa penantian sampe kartu izin tinggal elektroniknya sampe ditangan ada rencana ke luar negeri. untuk keperluan seperti ini kita mendapat izin tinggal sementara yang berlaku selama enam bulan. kalo selama ini izin tinggal dan paspor terpisah, maka izin tinggal sementara ini ditempel di paspor. persyaratannya mudah kog, sbb:

2015-04-08 18.27.29

  • tiket perjalanan
  • kartu izin tinggal elektronik yang lama
  • surat keterangan yang berlaku tiga bulan yang menerangkan bahwa izin tinggal ybs sedang dalam proses
  • dan biaya administrasi sebesar 10 Euro

 

di hari dan waktu yang ditentukan saya datang untuk menyerahkan dokumen yang diminta. kebetulan hari itu Beamtin yang menangani izin tinggal saya sedang cuti jadilah rekannya yang memeriksa kelengkapan persyaratan tersebut. setelah disetujui Beamter-nya menyiapkan semacam kartu untuk membayar biaya administrasi. saya pikir 10 Euro itu bisa dibayarkan tunai aja ya, ternyata enggak petugas di kantor imigrasi disini memang sama sekali tidak berurusan langsung dengan uang.

2015-05-13 13.14.32

2015-05-13 13.13.20

berhubung kali ini saya datang sendiri jadilah untuk pertama kalinya saya berurusan dengan mesin otomatis penerimaan uang tersebut. untungnya saya termasuk rombongan pertama yang mereka terima setelah tutup jam makan siang jadi di tempat pembayarannya belum ada antri. kesempatan yang tidak boleh disia-siakan untuk segera motoin mesin otomatis ini mhuahahahaha. yang cukup mengagumkan posisi monitor mesin otomatisnya bisa diatur kalo yang bayar duduk di kursi roda #ancungjempol. #kewl pemerintah invest mesin yang tidak murah ini untuk mengurangi tanggung jawab berurusan dengan uang tunai. oh ya di mesin ini kita bisa membayar secara tunai atau dengan kartu.

2015-05-18 06.32.46

2015-05-18 06.32.58

setelah selesai membayar, kartu untuk membayarnya ditelan mesin dan saya menerima secarik tanda terima. setelah memperlihatkan bukti pembayaran, Beamter yang mengurusi izin tinggal tersebut meminta kartu izin tinggal saya yang sudah habis masa berlakunya untuk „dirusak” dan menandatangani dokumen yang ada pada mereka. sebagai gantinya saya menerima kembali paspor saya dengan tempelan izin tinggal yang berlaku s.d. bulan November. dengan catatan apabila s.d. bulan Juli kartu aslinya belum juga datang juga saya diminta untuk segera menghubungi beliau.

2015-05-13 13.42.34

2015-05-13 13.43.33

oh ya terakhir saya kepengen share aja kalau sejak mengurus izin tinggal permanen saya merasakan petugas di kantor imigrasi ditempat saya agak santaian dan tidak kaku seperti sebelumnya. gak tau juga apa karena sekarang saya sudah bisa berkomunikasi lebih baik dalam bahasa Jerman atau gimana…

Iklan

26 tanggapan untuk “Niederlassungserlaubnis #3

  1. Wihi, bersih soalnya bayarnya langsung di mesin, jadi orangnya tak berurusan dengan uang. Sip deh! Di sini juga mulai diterapkan buat pengurusan paspor, jadi kita bayar ke bank dan waktu ke kantor imigrasi sudah tidak ada bayar apa-apa lagi. Cuma tetap saja di sana lebih keren soalnya bayarnya paperless dan no waiting :hehe.

    1. wah keren banget dong sekarang ya. sejak kapan itu gara?

      dulu caranya gimana saya gak ngikutin karena paspornya diurus travel yang biasa berhubungan dengan kantor kita. jaman dulu jamannya belum biasa ngurus sendiri seperti sekarang… #kaloingetjadimalusendiri…

      iya gar untuk bersih memang harus diikuti dengan membenahi sistem untuk bisa mengurangi kebocoran…

      salam
      /kayka

      1. Sejak 2013 ya Mbak :hehe.
        Mari sama-sama belajar Mbak, biar bisa jadi tidak membutuhkan bantuan siapa-siapa lagi :hehe.

  2. wah asik ya. pelayanan satu atap. dan otomatis.
    kalo di sini mau perpanjang ijin tinggal hrs ke kantor polisi terdekat (wilayah distrik), trus bayarnya harus ke kantor pajak hehe. slip dr kantor pajak hrs diserahkan ke kantor polisi lg. nunggu bbrp hari trus ambil ijin tinggal yg udah jadi ke kantor polisi lg. hehe kyk setrikaan mondar-mandir. eh tapi skrg udah pake kartu dan dikirim lwt pos ke rumah.

    1. capek pasti ya em harus bolak balik.

      jadi inget jaman ngurus surat-surat di jakarta. mana tempatnya jauh-jauhan. udah gitu gak pernah sekali jalan bisa beres.

      btw kartu yang barunya keren ya 🙂

      salam
      /kayka

      1. nah itu mbak. sblm nikah dulu, sy banyak baca cerita mondar-mandir itu. udah capek bayanginnya. eh ternyata, nikah dgn org turki ga perlu pake mondar-mandir. kedutaan saja sudah cukup. laporannya jg cuma pake buku nikah dr KUA.
        iya, mbak. tp blm ngerasaain nih dpt kartunya. akhir tahun ini hrs perpanjang. semoga udah dpt kartu.
        ohya, di ini permanent resident tuh diperbolehkan kalo udah tinggal 8 tahun. lamaaaa ya nunggunya. tp kalo mau pindah kewarganegaraan cukup 3 tahun.

        1. alhamdulillah dipermudah ya em.

          terbalik ya em untuk dapet permanen malah nunggu lamaan daripada ganti kewarganegaraan ya…

          salam
          /kayka

          1. aamiin.
            iya betul, mbak hehe. saya dulu jg mikir “kok terbalik ya?” mungkin kalo pindah kewarganegaraan akan menambah jumlah penduduk mbak. turki kan menganjurkan penambahan penduduk. wong sebaiknya setiap keluarga punya minimal 3 anak.
            haha ini sih asumsi ngasal aja mbak. nyocok2in. hihi

            1. samaaa em disini juga butuh penduduk… demi kelangsungan pemasukan pajak.

              soal anak, di turki anak dapet uang dari negara juga kah em?

              salam
              /kayka

              1. ga dapat, mbak. dapatnya pas lairan aja. tunjangan dikit. tp sekolah dan kesehatan gratis kalo di negeri. buku2 sekolah jg gratis kayaknya.

                  1. iya mbak. gosip2nya sih, entah kapan, akan ada kindergeld jg. sbg pemicu org biar banyak anak hehe. skrg sdg tren anak cuma dua.

                    1. mudah-mudahan bisa terwujud ya em. jadi pada semangat punya anak. soalnya makin kedepan selain tambah mahal standarnya makin tinggi mau yang ter ter untuk anaknya ya…

                      salam
                      /kayka

Please feel free to share your thoughts.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s