Diposkan pada Lifestyle

Offenbacher Wochenmarkt

Streichholzkarlchen: der Holzhändler  Karl Winterkorn
Streichholzkarlchen: der Holzhändler Karl Winterkorn

belakangan kalaupun mampir ke offenbach paling banter karena belanja di toko asia. tapi semenjak pindahan saya jadi suka belanja bahan-bahan segar terutama sayur dan buah-buahan di Offenbacher Wochenmarkt yang terletak di Wilhelmplatz, Bieberer Straße ini. pasar tradisional yang digelar setiap hari selasa, jumat dan sabtu. dari jam 8-14 dan selama musim panas pasar digelar setengah jam lebih awal.

***

pasar mingguan orang offenbach ini mirip-mirip kebun kota karena dipenuhi sayur dan buah-buahannya dijual langsung oleh penghasilnya.  gak hanya sayur tapi bunga, daging, ikan, telur, keju dan aneka homemade pasta. jualan yang digelar tergantung musim saat itu. kerajinan tangan seperti keset, sapu, sendok kayu dan teman-temannya juga ada. berhubung lebih dari 30% penduduk offenbach adalah pendatang, pasarnya juga mencerminkan keanekaragaman tersebut. di gedung-gedung yang mengelilingi Wilhelmplatz, restoran-restoran dari berbagai kontinen mudah ditemukan. kalau mau makan di restoran jerman posisinya gak jauh dari patung Streichholzkarlchen, nama restorannya Markthaus am Wilhelmplatz.

***

terbalik dengan harga di pasar tradisional kita, harga bahan-bahan di pasar-pasar mingguan seperti ini lebih mahal. soal kualitas juga begitu jangan ditanya, super! hal lain kalau saya perhatikan kebanyakan yang belanja disini model om-tante mapan gitu atau pensiunan yang menikmati hidup.  kalau udah ketemu temennya dan ngobrol ampun deh ini belanja atau reuni yak. ternyata bener urusannya memang gak hanya belanja tapi ngopi-ngopi, minum bir dan jajan, ealah…

***

saya sendiri kemarin beli Süßkirschen (buah ceri yang manis) dan perlengkapan untuk membuat hidangan kesukaan orang-orang di region Hessen, Frankfurter Grüne Soße (hessich: Frankfuter Grie’ Soß’). nyampe disana udah lewat jam dua belas siang. namanya juga udah kesiangan banyak yang udah kosong. beberapa penjual bahkan kelihatan mulai beberes, yasut… btw enaknya belanja di pasar seperti ini bisa nanya-nanya penjualnya. jadi iseng deh nanya mbak penjualnya gimana caranya dia masak saus yang konon merupakan kesukaan Goethe ini. maklum versi mertua dan versi di paket bumbu beda. ternyata gak ada yang salah, ada beberapa cara memang tergantung selera masing-masing 🙂

Iklan

4 tanggapan untuk “Offenbacher Wochenmarkt

    1. hehhe mbak nella banged nih 🙂

      saya suka banget liat bunga mataharinya. btw bouquet-nya juga bagus2 lho mbak dan günstig.

      salam
      /kayka

    1. iya mas pasar mingguan model begini ada di hampir di setiap kota disini. tapi ya itu paling banter cuma dua tiga hari aja 🙂

      salam
      /kayka

Please feel free to share your thoughts.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s