Diposkan pada Film

Life of Pi: Schiffbruch mit Tiger

Life of Pi (foto diunduh dari http://www.hdfreewallpapers.com)
Life of Pi (foto diunduh dari http://www.hdfreewallpapers.com)

salah satu kado natal kemarin adalah voucher nonton 3D untuk 2 orang termasuk soft drinks dan popcorn 🙂 saya suka nonton tapi sejak disini belum sekalipun pernah ke bioskop. kenapa? ya krn filmnya didubbing kedalam bahasa jerman. sepanjang bahasa jerman masih blepotan dan belum bisa ngikutin plot film saya gak akan ngeluarin uang untuk nonton di bioskop. setelah lihat2 3D filmnya apa aja, kemarin kita sepakat nonton Life of Pi. alesan utamanya adalah krn ‘saya’ menyukai film2 karya sutradara Ang Lee.

cerita Life of Pi diangkat dari novel dengan judul yang sama karya penulis Kanada, Yann Martel. percakapan yang ringan2 ngertilah, tapi kalo udah dalem banget ha ha ha ha kelaut aja. untung aja gambarnya mewakili lebih dari pada seribu kata. gak nyesel deh udah milih Life of Pi. setting film yang panjangnya dua jam ini flashback, memperlihatkan masa2 pertumbuhan Pi dan keluarganya di Pondicherry, India (negara bagian india dibawah kekuasan Prancis) dan perjuangan Pi untuk bisa bertahan hidup diatas sebuah kapal darurat ditengah2 lautan lepas. bagian yang paling mengesankan untuk saya adalah saat Pi mencoba memberi makan harimau bengali dikebun binatang yang dikepalai ayahnya. ayah Pi marah besar saat mengetahui hal tsb dan memperlihatkan kepada Pi bahwa harimau adalah binatang buas, bukan teman untuk bermain. contoh yang diberikan oleh ayah Pi bisa dikategorikan sadis buat anak2. tapi ya memang kenyataannya begitu. relasi dan respek thd harimau yang bernama Richard Parker ini pulalah yang justru dikemudian hari bisa membuat Pi bertahan hidup selama 227 hari ditengah lautan lepas setelah kapal yang membawa keluarga dan hewan2 dari kebun binatang mereka karam karena badai dalam perjalanan menuju Kanada…

sama ada satu lagi deh yang bikin gregetan, perlakuan rasis tukang masak kapal yang diperankan oleh Gérard Depardieu. ketika ibu Pi mengatakan dengan sopan kalau mereka vegetarian saat melihat makanan yg dibagikan si tukang masak dan menanyakan alternatif makanan lain. nah cara si tukang masak menjawab dan melayani keluarga mereka membuat ayah Pi naik pitam: kamu tukang masak kog kasar begitu sama istri saya! -iya saya ngasih makan awak kapal bukan ngasih makan monyet kaya kamu! (percakapan dengan tukang masak ini berlangsung dalam bahasa perancis). tema yang kerap dihadapi dalam kehidupan sehari2 disini. terutama kalau ketemu orang2 yang tidak menyukai orang2 yang tidak memakan makanan tertentu krn alasan agama. pengalaman saya kalau gak mau repot2 menjelaskan paling gampang itu bilang alergi. alergi adalah hal lebih serius, kalo terjadi apa2 harus tanggung jawab krn kan udah ngasih tau.

Iklan

Please feel free to share your thoughts.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s