Diposkan pada Health

Penyebab, gejala-gejala dan cara menghindari tumor rahim

jadi nyari2 informasi apa sih sebenarnya penyebab, gejala2 dan cara menghindari tumor rahim. dari beberapa informasi yang saya temukan, tulisan di site Bunda Labibahs menurut saya mudah dicerna dan lengkap. dilihat dari apa2 saja yang menyebakan dan juga gejala2 penyakit ini hampir semua point saya alami sendiri.

ok dari semuanya, pelajaran berharga yang saya petik dari kejadian ini adalah untuk menghindari stress dan hidup tenang. karena apapun jenis penyakit rata2 mesti deh disebabkan oleh stress. dulu waktu masih di jakarta saya stress ngadepin boss cewek yg asli siti sirik yg jahat aja kalah jahatnya, sampe2 saya kena thyroid. nah yg kedua tumor rahim, yang kalo dilihat dari lama pertumbuhannya yang butuh waktu sekurang2nya delapan tahun, titik kulminasinya pas banget jumlah tahun saya meninggalkan tanah air. mesti banyak hal yg bikin saya stress baik saya sadari maupun tidak, misal faktor bahasa dan harus memulai segalanya lagi dari nol…

Penyebab Tumor Rahim:

Penyebab terjadinya miom masih belum jelas diketahui, meski terdapat dugaan faktor turunan mempunyai peranan terhadap penyakit ini. Bilamana terdapat wanita lain dalam keluarga yang mempunyai miom, mungkin Anda juga dapat mempunyai miom.
Pertumbuhan miom juga dikendalikan oleh faktor hormonal, terutama hormon estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi, dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan, yang mana kadar estrogennya sangat tinggi. Miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun. Hormon lain misal progesteron, juga dapat mempengaruhi pertumbuhan miom.

Faktor-faktor lain yang juga berpengaruh adalah ketidakseimbangan emosi misal sering stres, daya tahan tubuh rendah, gaya hidup yang tidak seimbang, semua itu menyebabkan gangguan pada hormon dan kemungkinan timbul miom. Ukuran besar-kecilnya miom juga dipengaruhi oleh jumlah kalori pada tubuh karena timbunan kalori dalam tubuh mempengaruhi pertumbuhan miom. Makin gemuk seseorang, makin banyak timbunan kalorinya, dan membuat miom tumbuh cepat.

Miom juga dapat terjadi karena adanya faktor bakat, yang kemudian dipicu oleh rangsangan-rangsangan hormon (karena emosi tidak stabil), makan sembarangan dan berat badan yang berlebihan. Rangsangan-rangsangan tersebut yang membuat pertumbuhan miom lebih cepat. Namun pertumbuhan miom paling sedikit memerlukan waktu sekitar 8 tahun.

Infeksi dan jamur di dalam rahim juga bisa menjadi perangsang pertumbuhan miom atau memungkinkan miom tumbuh kembali walaupun telah diangkat. Oleh karena itu kebersihan alat kelamin, berat badan tubuh, dan keseimbangan emosi harus dijaga agar miom tidak terangsang pertumbuhannya.

Gejala-gejala yang paling sering terjadi adalah:

1. Nyeri di perut atau di pinggul (v)

2. Perut terasa penuh (v)

3. Nyeri sanggama (v)

4. Gejala anemia karena banyak kehilangan darah haid (x)

5. Sering berkemih karena miom menekan kandung kemih (v)

6. Tekanan pada panggul (v)

7. Infertilitas atau keguguran (v)

8. Sembelit (v)

9. Nyeri haid, perdarahan haid yang tidak normal (lebih banyak atau lebih lama), atau haid tidak teratur (v)

Bagaimana supaya kita tidak terserang penyakit ini?

Sebaiknya pola hidup teratur, makan dengan gizi seimbang, jangan berlebihan, jaga berat badan yang seimbang, hindari stress dan hidup tenang.

informasi selengkapnya di: http://fordearest.wetpaint.com/page/MIOM+(TUMOR)+RAHIM

Iklan

Please feel free to share your thoughts.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s