Diposkan pada Menikah & Tinggal di Jerman

lapor diri di perwakilan ri

Konjen RI di Frankfurt am Main
Konjen RI di Frankfurt am Main

hal berikut yang saya lakukan adalah lapor diri ke konjen ri terdekat. registrasi wni ini wajib dalam 30 hari sejak hari kedatangan. kalo telat bisa dikenakan denda maksimal satu juta rupiah.

berkas2 yg saya serahkan untuk keperluan pencatatan diri ini adalah sbb:

1/ paspor asli

2/ formulir pendaftaran diri yang telah diisi lengkap dan ditandatangani (bisa didownload dari website kjri).

3/ dua lembar pas foto ukuran 4×6.

4/ fotokopi halaman2 paspor yang berisi data diri, tanda tangan pejabat dan halaman2 lain yang telah digunakan (fotokopi diatas kertas A4).

5/ fotokopi Aufenthaltsbescheinigung dari Einwohnermeldeamt.

6/ fotokopi Anmeldungbestätigung dari Einwohnermeldeamt.

7/ fotokopi surat keterangan pindah ke luar negeri.

8/ fotokopi akte kelahiran.

9/ fotokopi Heiratsurkunde (akta nikah)

catatan: untuk pencatatan diri ini tidak dikenakan biaya.

selain lapor diri saya juga mendaftarkan perubahan nama pada paspor dan legalisasi akta nikah untuk didaftarkan di indonesia.

berkas2 yang saya serahkan untuk amandemen nama pada paspor adalah sbb:

1/ formulir ubah data, amandemen dan penggantian paspor yang telah diisi lengkap dan ditandatangani (bisa didownload dari website kjri).

2/ fotokopi Bescheinigung über Namensändrung.

berkas yang saya serahkan untuk keperluan legalisasi akta nikah:

1/ formulir permohonan legalisasi dan surat keterangan yang telah diisi lengkap dan ditandatangani (bisa didownload dari website kjri).

2/ fotokopi Heiratsurkunde (akta nikah)

3/ selembar pas foto ukuran 35 x 45 mm.

4/ dan bukti transfer sesuai tarif sebesar € 20.

dokumennya baru bisa diambil sesudah lima hari kerja. hal lain gak ada layanan fotokopi di kjri jadi berkas2 yang harus difotokopi sudah harus disiapkan sebelumnya. terus kjri gak terima pembayaran tunai, kartu kredit dan cek. hanya transfer atau kartu EC.

informasi seputar lapor diri, download formulir dan informasi biaya di kjri Frankfurt am Main, bisa diunduh disini dan disini.

untuk  lapor diri di Einwohnermeldeamt, klik disini.

Iklan

64 tanggapan untuk “lapor diri di perwakilan ri

    1. hallo fame saya sedang mencoba mengingat2 apakah saya melampirkan surat pindah keluar negeri ini. tapi kog saya blank ya gak inget sama sekali ya. mmm bisa jadi waktu mendaftarkan diri di konsulat saya gak punya suratnya tapi sama konsulat tidak dipermasalahkan. karena saya sebetulnya tidak mukim di indonesia lagi sejak tahun 2004.

      apa fame bisa tanya kelurahan? dan thanks sekali kalo fame bisa share jawaban mereka disini.

      salam,
      kayka

      1. Kalau nggak salah dapatnya dari Kantor Imigrasi, namanya Surat Lalu Lintas Jalan. Itu bukan ya kak? Dulu PRT saya dapat keterangan itu, tapi harus dilampiri surat keterangan yang menyatakan bahwa ybs ikut dengan seseorang yang menetap atau akan dipindah bekerja di LN.

        BTW Konjen di Frankfurt siapa sekarang kak?

        1. bisa jadi ya bun, tapi spt yang bunda tulis surat lalu lintas jalan adalah surat keterangan yang menyatakan bahwa ybs ikut dengan wni yang menetap di LN.

          konsul jenderal riffm, Bp. Damos Dumoli Agusman. kenal kah bunda dengan beliau? kalo saya belum pernah ketemu langsung bun 🙂

          salam
          /kayka

          1. Oh gitu ya? Iya sih PRT saya dulu kan ikut dengan kami, WNI.

            Pak Damos saya nggak kenal akrab tapi tahu, beliau pernah nginep juga di rumah dinas mantan suami saya semalam dua malam dalam rangka dinas.

                1. iya ya bun…

                  itu juga kali ya bun yang bikin beda antara berurusan dengan perwakilan ri dengan berurusan dengan instansi2 lain di tanah air. atmosfirnya lain…

                  salam
                  /kayka

    1. Nak In, kayaknya di seluruh perwakilan RI diharapkan orang Indonesianya melapor ke Perwakilan dengan tujuan untuk mendata WNI atau keluarga WNI di wilayah itu supaya kalau terjadi sesuatu hal yang nggak diinginkan mudah ditolong.

      1. betul sekali bunda. terima kasih bunda tambahan infonya…

        waktu saya akan mengajukan surat keterangan menikah dan Amandment, proses pertama yang dilakukan adalah lapor diri-nya dulu bunda krn saya belum terdaftar di kjri.

        salam
        /kayka

        1. Lapor diri memang step pertama setiap WNI yang tiba di LN walau hanya untuk kunjungan singkat. Soalnya masalah bisa timbul kapan aja ‘kan?! Saya jadi inget duluuuuu ada polisi nggak lapor diri karena menganggap cuma kunjungan singkat. Nggak taunya kecopetan satu tas penting di stasion KA akhirnya kita nggak bisa nolong, wong nggak tahu ada dia di situ. Tahu-tahu ada yang lapor ke KBRI tentang polisi yang kebingungan sendiri itu, mana dia nggak bisa bahasa Jerman hehehehe……..

          1. oalah memang gak bisa dianggep sepele ya bun soal lapor diri ini. kalo udah kejadian gigit jari aja deh.

            hi hi hi soal bahasa jerman ini memang tobat deh bun. ditambah orang jerman gak demen sama orang yang gak bisa bahasa jerman.

            salam
            /kayka

  1. Mbak Kayka..baru baca artikel yang ini, ada yah surat pindah keluar negeri? saya coba browsing sepertinya agak ribet ngurusnya? mulai dari lurah, camat, dan tercatat di Capil.. trus nanti KTP nya ditarik..wah..gimana dong…masa bakalan tidak punya KTP lagi?..

    1. hallo ima,

      soal surat keterangan pindah, mohon maaf saya terlewat gak ngasih catatan tambahan pada poin tersebut.

      dalam prakteknya sejak pertama meninggalkan tanah air saya belum pernah ngurus yang namanya surat pindah keluar negeri. sampai sekarang saya tetap punya ktp jakarta, bahkan udah dapet ktp model barunya juga. sewaktu lapor diri saya juga sempat waduh gimana ini krn saya memang gak punya suratnya. ya sudah bismillah aja saya lampirin surat2 yang ada aja (kecuali persyaratan no. 7), alhamdulillah gak jadi pertanyaan.

      sebenarnya buat amannya sih ima mesti ngimel dan tanya kjri atau perwakilan ri terdekat dengan tempat tinggal ima nanti. cuma heh ehe h kek senjata makan tuan nih im. soalnya saya pribadi kalo boleh milih gak mau kehilangan ktp jakarta…

      salam
      /kayka

      1. Mbak mau ikutan jawab ttg surat pindah cuman sy sampai ke lain pulau lain propinsi saja.

        Kalau kemarin lain propinsi cuma dr RT smpe ke kecamatan. Nanti diberikan bekal dokumen banyak sekali. 3 atau 4 rangkap kalau tidak salah sebagai ganti KTP kita yang ditarik plus surat keterangan kelakuan baik dr kepolisian.

        Sampai di tempat tujuan surat2 itu diminta untuk diteruskan ke yang berkepentingan macam bag propinsi, dll (agak lupa). Ktp bisa dibuat langsung di kecamatan. Hehehehe…

        Kalau di luar negeri macam urus iqamah (arab saudi) gitu kali ya mb sebagai ktp mukim.

        1. Yang meneruskan bag kecamatan sendiri mb, semua dokumen diserahkan disana 😀

          Kalau pindahan luar negeri pasti lebih banyak surat2nya ya mbak 🙂

          1. he he he ini dia yang gak ngerti mbak indri karena saya gak pernah mengajukan permohonan surat keterangan pindah.

            waktu mbak indri ngurus iqamah banyak kah surat2nya?

            salam
            /kayka

            1. Banyak mbak
              Pengantarnya pke huruf arab gundul semua. Kebanyakan dibikinin sama staf tempat kerja. Sy tinggal datang ke kantor imigrasi.
              Lama kali antrinya di kantor imigrasi. Bayarnya lumayan euy 😦

              1. arab gundul kalo saya sih he he he aja deh mbak indri….
                kalo al quran lumayan deh krn kan ada tanda bacanya.

                disini kalo kita dateng pagian sebelum kantor imigrasi buka bisa cepet gilirannya mbak indri, tapi jangan ditanya kalo kita datengnya siangan dikit… wah kering juga nungguin gilirannya mbak.

                kena berapa iqamahnya mbak indri? ketika saya akan menukarkan visa tiga bulan ke izin terbatas satu tahun lumayan juga loh mbak, kita dikenakan biaya 110 Euro.

                salam
                /kayka

            2. Iya mb E ktp seumur hidup berlaku dimana saja. انشـــــاء الله g akan hilang datanya. Apalagi udah pke sidik2 jari.

              Pny saya juga diambilkan adik ipar. Tp masi di sulawesi blm sy ambil. Mgk untuk memudahkan teknis pengambilan mb. Diserahkan ke pak lurah trus diambil per KK.

              1. wah bagus juga ya mbak indri, jadi cukup sekali aja datanya udah kesimpen.

                sepertinya begitu ya mbak indri demi praktisnya saja. jadi gak mesti satu keluarga berbondong2 dateng ke kelurahan harus ngambil ktp masing2 🙂

                salam
                /kayka

        2. mbak indri, terima kasih banget udah ngebantuin ngejawabin 🙂
          bisa jadi memang sama dengan iqamah seperti yang mbak indri tulis.

          ngomong2 dengan sistem ktp sekarang gak memungkinkan lagi punya ktp ganda di indonesia ya mbak. tahun lalu waktu mememenuhi surat panggilan dari kelurahan. lengkap diambil sidik jari dan difoto matanya juga. menurut mereka ngambil ktpnya hanya bisa dengan sidik jari dan sidik mata ini. tapi waktu ktp kita selesai, adik saya yang ngambilin ktp kita semua, termasuk ibu dan tante saya. gak ngerti kog bisa, apa karena kenal aja kali ya…

          salam
          /kayka

          1. Hahaha…. iya, nggak mungkin buat KTP ganda. Padahal dokter saya nyuruh saya bikin KTP Kabupaten supaya saya dijamin sama Jamkesda Kabupaten yang plafond anggarannya besar.

            1. waduh sayang banget ya bun kalo plafond-nya tinggi.

              apa dokter bunda gak bisa bantu mencarikan jalan keluar lain biar bunda bisa mendapatkan jamkesda kabupaten ini?

              salam
              /kayka

                1. hihihi iya sih… *sambil lariiii*

                  bun rasanya saya udah baca tulisan bunda soal jaminan ini di blog bunda. apa saya kelewat bun ngebaca bunda udah sempet kontak2 orang pemda juga soal ini. soal kemungkinan untuk bisa mendapatkan fasilitas ini atau kemungkinannya sudah tertutup sama sekali karena birokrasi pemda.

                  salam
                  /kayka

                    1. bunda, saya berdoa semoga saja ada orang pemda yang nyasar ke blog bunda dan terketuk hatinya untuk memberikan solusi… amien yra…

                      salam
                      /kayka

  2. iya mbak Kayka.. aku khawatir kehilangan KTP….apalagi baru saja rekam data untuk E-ktp.. BTW.. good news, Visa saya sudah ready hari ini, I am so happy.. thanks yanh untuk supportnya.. nanti saya coba email ke KJRI Hamburg atau Kedutaan Berlin.

    1. tuh kan bener 🙂
      selamat ya ima… jadi ikutan senang deh 🙂

      ok d, kabar2i disini juga ya im, info dari konjen atau kedutaannya, terima kasih.

      salam
      /kayka

  3. Salam kenal Mbak Kay…
    Trima kasih info lengkapnya.. 🙂
    Numpang ngrepotin nih mbak..hehehe…Sebelumnya salam kenal ya, saya Fani. Saya sedang dalam masa penantian nih, penantian visa. Hehe.. saya berencana menikah di jerman, dan 3 minggu yang lalu apply visa menikahnya. Untuk lapor diri, apa harus di Frankfurt mbak Kay? Atau bisa di konsulat di Hamburg? Makasih sebelumnya.

    Untuk Ima Schulz:
    Selamat yah visanya udah ready.. ^^
    Aku masih deg2an nunggunya. Haha.. Kalau boleh tahu, Ima apply-nya kapan? Butuh berapa minggu sampai di-approve? Thanks!

    1. hallo fani, salam kenal kembali 🙂

      untuk lapor diri bisa ke KBRI Berlin atau KJRI terdekat dengan tempat tinggal fani nanti, bisa di KJRI Frankfurt a.M. atau di KJRI Hamburg.

      konsulat di Frankfurt a.M. misalnya melayani warga negara indonesia yang tinggal di negara bagian Hessen, Bayern, Baden-Württemberg, Saarland, Rheinland-Pfalz, Nordrhein-Westfalen.

      tak doain visa fani cepet keluar ya…
      sippp silahkan dilanjut dengan ima-nya juga ya fan 😉 *halooo ima lagi ngapain?* he hehe mesti lagi sibuk nyari2 tiket ya… 🙂

      salam
      /kayka

  4. He…he..iya mbak Kayka..sibuk packing and cari tiket termurah… soal Surat pindah logikanya E-ktp harusnya dah online yah…jadi ngapain butuh surat pindah.. harusnya data bisa dimutakhirkan otomatis apabila kita melapor berada pada suatu area, selain itu juga saya rencana apply Ph.D disana pake beasiswa pemerintah..(rencana suami mau ikut balik ke indonesia kedepannya inshallah) takutnya ada masalah pada saat apply gara2 kehilangan KTP.

    Buat mbak Fani.. salam kenal..wah nuggunya baru 3 minggu yah…he..he, aku nuggu lebih dari 7 minggu… tau gak yang nyebelin.. disurat panggilan suami saya tercetak berdasarkan permohonan isterinya dari KIEV.. kalo gak salah itu di Eropa timur yah.. kok bisa yah. waktu suami saya komplain..officernya mohon maaf, baru kali ini ada yang dari Indonesia dia tangani ktanya..tapi yah akhirnya lega juga..dah beres. walaupun butuh waktu lama, kayaknya awal tahun imigrasi jerman banyak kerjaan, atau state suami saya yang lagi banyak kerjaan. Selamat berjuang yah mbak fani.

    1. met packing2 yang penting2 ya 😉 btw ima udah liat2 harga di http://www.billigfluege.de/ juga kah? dan jangan naik MAS mendingan lewat abu dhabi, kuwait dan sejenisnya. pesawat, pelayanannya dan orang2 yang ditemui jauh bener dari MAS.

      utk E-KTP he he h gak bisa ngebayangin im besarnya server data orang seindonesia gimana. kalo sistemnya bener2 udah jalan harusnya enak ya, pindah tinggal lapor aja. tapi di jerman gak berarti terbebas dari birokrasi lho im. gak jelas deh ribetan mana, indonesia apa jerman. bedanya di jerman apa yang harus diurus dan ngurusnya dimana jelas aja. yang susah awalnya aja tapi kalo udah beres semuanya jadi cepat. saya yang belum setahun aja disini rasanya sebentar aja ordnernya udah penuh 😉 sebenarnya birokrasi jerman itu udah dimulai dari kita mulai ngurus2 surat di kedutaan.
      ok, balik ke soal pindahan, kalo pindahan antar jerman, kedua tempat harus dilaporin, Einwohnermeldeamt ditempat tinggal yang lama dan ditempat tinggal yang baru.

      soal ktp, bukti diri kita yang berlaku diluar indonesia cuma paspor aja im. plus nanti kalo ima udah dapet izin tinggal terbatas satu tahun, dapet yang namanya Ausweis dari Ausländerbehörde. nah izin tinggal yang kita dapet di jerman gak ditempel di paspor spt visa tiga bulan yang kita dapat dari kedutaan. itu sebab Paspor dan Ausweis-nya harus selalu bersama2. tapi disaya paspornya tak kopi aja im takut ilang. kalo Ausweis ya model KTP bisa dimasukin dompet.

      btw kalo boleh tau irma nanti ngambil Ph.D-nya untuk bidang apakah? *kewl*

      hi hi hi itu Kiev gimana ceritanya sih im, kog indonesia bisa nyasar sampe ke ukraina gitu 🙂

      salam
      /kayka

  5. Mbak Kay…Mbak Ima…
    Makasih balasannya. 🙂 Iya nih baru 3 minggu. Haha.. Emang dikasi tau sih, prosesnya 6-8 minggu. Cuma tetep, deg2an. Haha.. kalau boleh tau, suami Mbak Ima, statenya dimana? Seneng yah udah bisa berangkat. 🙂
    Oh kalau gitu saya bisa langsung aja ke KJRI Hamburg ya Mbak Kay. 🙂
    Ini kemarin saya masih mengurus surat2 untuk keperluan menikah dan visa, jadi belum sempet melirik yang lain-nya, seperti lapor diri, terus ada juga amandemen nama paspor. O’ow, apakah itu yang dimaksud dengan menambahkan nama keluarga suami di nama kita, mbak Kay? Belum juga nanti melaporkan/mencatatkan pernikahan. Hihihi… Mau dibaca dulu satu2 nih artikel di blog-nya mbak Kay.

    Buat mbak Ima, selamat berburu tiket dan siap2 koper ya mbak.. ^__^

    Viele Gruesse aus Ambon,
    Fani

    1. ealah fani dari ambon ya *kereeen* belum terwujud nih fan, impian jalan2 ke ambon 🙂

      soal nama nanti urusannya di Standesant fan. peraturan ditiap Bundesland bisa beda2 tapi saya kira untuk nama kurleb sama kali ya, urusannya diselesaikan sesaat sebelum pernikahan dilangsungkan. btw fani udah nyampe di laman ini kah? http://pasanganjerindo.wordpress.com/2012/04/26/unser-schonster-tag/ nah dilaman ini saya tulis detail hari h-nya kami berdua 🙂

      sippp silahkan dibaca satu2 fan, yang penting diurus satu2 dulu…

      salam
      /kayka

  6. Halo mbak Kay.. sory baru buka laptop lagi..he..he.. dah tiba dirumah dengan selamat Alhamdulillah.. pake etihad tgl 26 kemarin, jakarta frankfrut tapinya..suamiku jemput di frankfrut, trus drive back home selama 6 jam ke schwerin…walau capek..tapi seneng lewatin beberapa kota.
    Di state mclemburg kayaknya saya orang indonesia pertama deh… mungkin kebiasaan nanganin orang hungaria makanya mereka sampe nyangka saya dari kiev.. buktinya hari ini saya ke Standesamt untuk register mereka shock melihat wedding certifikate dari KUA..disangkanya pasport, terus disuruh ditinggalin dulu soale mereka mau pelajari dulu hukum indonesia katanya.. he..he karena saya orang indonesia pertama yang mereka tangani…aku jadi bingung juga melihat kebingungan mereka.

    Satu hal yang saya kurang mengerti juga…mereka tanya, apakah kami ingin legalisasi yang diakui oleh hukum jerman.. aku tanya itu untuk apa? mereka bilang seandainya aku ingin tinggal selamanya dan menjadi warganegara jerman sebaiknya aku buat dokument itu.. aku kok gak ngerti yah…itu maksudnya apa?

    Maaf yah mbak ..banyak keluhan dan pertanyaan,,,, BTW..bidang ilmu saya Marine Biology.. ..

    Buat Fani ..Vielen Dank..semangatttt……….

  7. Halo Mbak Kayka.. lama baru buka laptop lagi.. Gimana kabarnya? aku dah tiba di ‘Land of Ideas’.. kemarin dapat tiket lowest fare dari etihad, via frankfrut tapinya.. jadi suamiku jemput di frankfrut, trus drive home 6 jam (to Schwerin).

    Alhamdulillah selama perjalanan tidak ada halangan, semua lancar2 aja.. Saya juga kurang tau, kok bisa salah negara gitu yah (Kiev), tapi kalau saya analisa kemungkinan mereka kebingungan ..kemarin aja aku mau registrasi pernikahan kami di standesamt mereka kaget melihat buku nikahnya.. ta kirain pasport katanya,,. ibu officernya bawa buku nikah kami kesana kemari, mungkin nanya2 ke teman2nya ato bosnya….trus 3 orang dateng ke kami bilang… ‘buku nikahnya di tinggalkan dulu yah hari senin depan baru diambil..karena kalian pasangan indo-jerman pertama yang mereka tangani, jadi kami perlu mempelajari hukum di indonesia dulu’ ..tuh.. kan bingung… pantesan aku dikira dari KIEV.. ha..ha..

    Tapi selanjutnya mereka naya gini lagi kira2..he..he maklum terjamahan suami ‘ apakah pernikahan kalian mau dilegalisasi di Jerman?.. sekarang aku yang kebingungan..loh bukannya emang itu tujuannya diregister.. mereka bilang beda..kami akan membutuhkan itu seandainya mau tinggal selamnya atau menjadi warga negara jerman.. hmm…menurut mbak yang mereka bilang itu apa maksudnya?

    BTW..basic ilmu saya marine biology mbak.. yah rencana nya Ph.D nya di bidang itu..

    Buat Fany.. Vielen Dank.. semangat yah..kami tinggal di Schwerin.

    IMA.

    1. ima sorry bener saya baru bisa jawab sekarang. pesen ima yang pertama saya baca tadi pagi. tapi saya harus buru2 berangkat. ok jawabannya saya gabung disini ya…

      selamat datang dulu ah, biar capek mesti deh hepi bener:) gimana kesannya im terbang bersama etihad? biar lowfare, ok dong makanan dan pelayanannya? atau?

      hi hi hi btw jadi gak heran lagi deh sekarang emang buku nikah indonesia mirip paspor, karena surat nikah disini hanya selembar kertas tok.

      soal mereka mau pelajari dulu hukum indonesia, sama im. waktu kami mengurus ke Standesamt kemarin juga begitu. sebenernya kalo aja nomer yang ada pada surat keterangan masih gadis saya cocok, saya gak perlu buat lagi alias data tahun 2003 itu diterima sama mereka. artinya tinggal mengajukan aja. ndilalah mata Standesbeamtin-nya jeli bener pas lagi nyocok2in nemu kalo penomoran ex KUA gak cocok sama kelurahan. saya aja gak kepratian. langsung deh urusannya mentah lagi. mereka gak mau ada masalah dikemudian hari gara2 penomoran gak cocok ini. Standesbeamtin-nya langsung buka buku pintarnya yang tebelnya minta ampun. buat mastiin aja persyaratan yang harus diurus di indonesia. yaitu im diantaranya surat keterangan masih gadis yang harus dilegalisir oleh kedutaan jerman. tapi baik juga Standesbeamtin-nya cuma minta surat itu aja yang harus saya urus dari awal lagi… tapi prakteknya nih im tiap suami ninggalin berkas mesti ada permintaan tambahannya… oj oj oj jadilah semuanya saya rangkum capek hati deh harus bolak balik ngurus satu2 padahal bisa diurus bareng… begitu…

      ok im balik ke soal ima lagi, seperti yang saya pernah ulas peraturan Standesamt bisa beda2 tergantung kita tinggalnya di Bundesland mana. apalagi menurut mereka ini adalah pernikahan pertama indonesia-jerman yang mereka tangani. nah menurut pendapat saya nih im yang mereka maksud dengan legalisasi di jerman ini adalah bagian dari proses registrasi pernikahan dari indonesia itu sendiri. nah yang harus ima dan suami pastiin adalah prosedurnya gimana. kalo legalisasi dari indonesia kan udah beres tuh s.d. kedutaan. nah stempel ini yang diperluin sama petugas disini. artinya dokumen tsb udah diklarifikasi ttd pejabatnya. soal mereka bilang hal ini diperlukan kalau nantinya ima kepingin jadi warga negara jerman. gak usah bingung im pegangan he he he… gak im, kewarganegaraan jerman tidak otomatis dapet begitu aja alias harus diajukan dan ada test-nya segala. sepanjang ima tidak mengajukan ya tetap wni lah…

      gapapa kog im, saya senang ima mampir disini. pengalaman yang ima share disini mesti ada manfaatnya untuk orang lain yang kebetulan juga harus melalui proses yang sama… sippp update terus ya im.

      wow kewl im, marine biology. mesti deh ima jago diving…

      buat fani: fan tuh ima udah nyampe sini 🙂

      salam
      /kayka

  8. Halo mbak kay..baru liat postingannya..Alhamdulillah semua proses udah beres… bener kata mbak..sebenarnya gak ribet.. urusan di Standesamt dengan Auslander.. dalam 3 minggu semua proses beres..sekarang tinggal nunggu Auswis-nya dikiram ke flat kami.. Terima kasih atas bantuannya.. tulisannya sangat membantu sekali..

    1. hallo ima,

      ikutan seneng prosesnya udah beres. dan senang kalau ternyata tulisan disini berguna juga 🙂

      asyik bener im Ausweisnya dikirim ke rumah. saya dulu dapetnya cuma info aja dari Berlin kalo Ausweisnya udah selesai dan harus jemput sendiri ke Ausländerbehörde.

      gimana ditempat ima? kemarin liat diberita saljunya heboh ya.disini hari ini udah gak ada lagi tapi masih dingin.

      *** im, ada yang ketinggalan nih, gimana tuh im kelanjutan registrasi pernikahan ima dan suami di Standesamt, share dong disini 🙂 termasuk soal perubahan nama, thanks sebelumnya ya…

      salam
      /kayka

  9. aduh.. maaf mbak kay..salah info.. maklum ngetik nya sambil garuk2.. kayaknya alergi udara dingin deh.. wuih nyiksa banget.. ada saran gak ngatasinnya?
    Ausweisnya gak dikirim ke rumah.. tapi akan ada surat pemberitahuan ke rumah kalau Auswies nya sudah bisa di ambil di ABH.

    Soal registrasi pernikahan..yang saya ingat cuma bayarnya..wkwk.. abis mereka pelajari buku nikah dan hukum indo.. (ampe legal sticker halaman pertama buku nikah..yang ada fotonya mereka buka2 segala..wuih padahal itu kan sticker ada label RI nya..).. trus dikasih form.. bayar 60 euro. Setelah itu lanjut ke Financamt untuk ngurangin pajak..he..he.. (aku jeli kalo soal duit).. jadi level pajak suamiku turun ke kategori 3 trus aku masuk kategori pajak 5.

    Next, soal perubahan nama, isi form, trus sign beberapa dokumen, dapet deh Bescheinigung uber Namensandung.. Familienname.. Ima (Eigenname).. Vornamen nya kosong.. trus Familienname: Schulz (nama belakang suami).. tapi anehnya di ABH.. aku terdaftar tetap dengan nama sesuai pasport (menurut mereka nomor registrasi pasport) nanti akan dirubah setelah dapat pasport baru. Jadi nantinya di Ausweis saya tetap IMA YUSRAN (Bapak) SCHULZ. (nama belakang suami). Oh iya..soal bayar.. untuk perubahan nama bayar 20 euro.

    Finally urusan di Ausweis di ABH. setelah isi form, trus minta sample ttd, finger print, dengan pas fotometrik, ditanyain mau eAT(electronic residence permit) atau yang biasa aja.. aku pilihnya eAT (selangkah lebih maju dari suamiku) he..he..dia cuma punya ID biasa oh iya.. bayarnya 100 euro… (mentang2 Auslander..nerimo aja.. kalo WN jerman cuma 20 euro kalo gak salah)..

    Overall, gak njelimat..trus mereka sangat welcome banget.. soale aku juga well prepare.. ada list pertanyaan, trus suadah buat termin sebelumnya. tapi saran saya di Standesamt sebaiknya didampingi suami atau penerjemah soalnya kalo cuma modal A1 kayak saya wualahh berabe… saya coba English, mereka kayaknya gak ngerti2 amat. tapi di ABH aku bisa berkomunikasi dengan mereka well dalam bahasa Inggris walaupun suamiku nemani.. Terus kesan secara umum mereka kok dengan saya senyum2 kayak dengan anak2 gitu..
    apa karena saya kebanyakan senyum…hua..hua.. atau karena tampang saya yang kekanak-kanakan..wuih..GE .ER.. he..he..

    Oke.. semoga bisa bermanfaat bagi yang lainnya juga yah mbak Kayka…
    Aku masih pengen baca semua tulisan mbak yang lain..utamanya tentang cara adaptasi disini..cuaca ama orang2nya..he..he..

    Salam

    Ima Schulz.

    1. hallo ima,

      terima kasih banyak update-annya :j berguna sekali bagi yg melangsungkan pernikahan di indonesia. banyak yg nanya im padahal saya udah tulis kalo saya menikahnya di jerman. jadi gak punya pengalaman soal prosedur mendaftarkan pernikahan indonesia di Standesamt dan hal2 yg berkaitan dgn itu.

      soal garuk2 menurut pengalaman saya bkn alergi im tapi akibat kulit jd kering banget kalo lagi musim dingin. mampir ke DM im, mereka msh jual produk2 kulit musim dingin.

      soal level pajak idem im, kita juga langsung ngurus. suami turun ke level tiga dan saya masuk level lima krn belum kerja.

      im jadi ima langsung ke Ausländerbehörde ya? sayang juga ya im. harusnya kalo ima lapor diri ke perwakilan indonesia dulu dan mendaftarkan penggantian nama, di paspor ditempelin Amandment. nah di Ausländerbehörde kita nunjukinnya Amendment ini, jd mereka refernya langsung ke nama yg sekarang.

      iya im betul sekali dulu waktu baru2 saya ditemani suami im. lewat tiga bulanan deh baru mulai berani sendiri 🙂

      hehehhe btw ima mesti d masih muda banget ya 🙂

      salam,
      /kayka

  10. Soal krim untuk mengatasi kulit kering, pakailah nggak hanya pas musim dingin, fruhling juga saya biasanya masih pake, dan itu yang murah meriah tapi cespleng adalah Vaseline Intensive Care yang original warnanya kuning pucat itu lho, bukan yang putih.

    Coba deh, pasti manjur.

    1. iya bun kalo krim sih selalu harus mau panas mau dingin, artinya sepanjang tahun. kalo enggak kulitnya jadi spt kulit orang sini 🙂

      terima kasih masukannya bun 🙂

      salam
      /kayka

  11. He..he..iya mbak Kayka.. muda..masih 36 tahun..wkwkwk..
    Iya mbak, saya langsung ke ABH, kemarin sebelum penambahan nama belakang kami konsultasi dengan ABH juga, mereka belum bisa cantumkan sesuai dengan akta perubahan nama, harus nunggu sampai ganti pasport, karena nomor registrasi yang dibawah pasport, menurut mereka barcode itu yang akan terscan Internationally.. aku kurang mengerti, makanya nama sesuai dengan endorsment tetap tidak terpakai juga.
    Nah..sementara kalau ke Kedutaan kan mereka cuma kasih endorzment juga.. bukan ganti pasport baru..pasport saya nanti tahun 2016 baru habis masa berlakunya.. yah udah nunggu pasport baru aja..

    Salam kenal mbak Julie Utami.. emang bener gara-gara kulit kering.. aku di indonesia gak biasa pake lotion.. kebiasaannya terbawa kesini.. makanya pake acara garuk2.. Terima kasih buat infonya..

    Disini spring nya masih minus 5.. apalagi kalo lagi windi..gak tahan bener aku.. BTW,..Happy holiday…

    1. heheheheh tuh kan masih muda sekali 🙂 ditambah org sini suka mengira org asia setidak2nya sepuluh tahun lebih muda 😉

      betz im beginian memang baiknya ikut kata mereka drpd kesalahan.

      btw disini sekitar nol im, tapi ei ei ei asli krn pake berangin jd rasanya sangat dingin sekali. gak hanya kulit yg kering im bibir juga lho.

      siiip im thankS a million udah share disini ya.

      salam
      /kayka

  12. Halo mbak Kay.

    Ada info baru nich.. Sekarang lagi di Berlin, ngunjungin mertua sekalian lapor diri dengan perubahan Pasport untuk penambahan nama baru. Guess what..? Pasport ku di ganti baru sama KBRI disini ternyata.. aku pikirnya hanya diberi endorzment.. beginilah kalau tidak bertanya langsung ke sumbernya.. kemaren2 aku coba telponin KBRI tapi gak nyambung-nyambung.. jadinya nanti Ausweis ku beda nama lagi deh dengan pasport… but its ok, mudah2an saya bisa komunikasikan lagi dengan ABH, soalnya mereka bilang kalo sudah ada pasport baru, Ausweisnya di ganti ulang..mudah2an urusannya gak ribet.

    Kembali ke urusan lapor diri, Jadi lapor dirinya gratis, abis masukin berkasnya, pasportnya di beri sticker, nomor registrasi, and its done, terus pindah loket untuk penambahan nama, itu tidak gratis (mungkin karena ganti pasport) bayar 10 euro dan tidak bisa bayar cash..harus pake Credit card, terus karena saya tinggalnya diluar kota, jadi mereka akan kirim pasport barunya ke saya(5 euro untuk pos stamp).. Saya sempat protest karena pasport lama saya ditahan, saya tanyanya gini sama mas-mas petugasnya” Mas, saya keluyuran pake apa”? semua petugas di loket itu pada ngakak (aku disuruh naik mobil keluyuran)… he..he.. maksud saya kalo pasportnya ditahan aku tanpa ID dong .. jadi ternyata KBRI membuatkan surat keterangan yang menyatakan pasportnya sementara dalam proses dan dilengkapi dengan copy pasportnya sendiri.

    Semoga bermanfaat buat yang berencana nambah nama suami, next.. aku butuh tip-tip terkait Integration kurs dong mbak.. rencana pertengan april ini mulainya..

    Vielen Dank

    Ima

    1. hallo ima,

      terima kasih update-annya 🙂

      btw ima dapet paspor baru apa ada pengaruh ima udah ke Ausländerbehörde dulu kah? krn kalau saya kebalikannya, gak lama setelah menikah saya lapor diri ke kjri dulu baru ke Ausländerbehörde…

      untuk lapor diri dan memang tidak dikenakan biaya im. kalo ima baca2 lagi saya udah bahas lho dilaman ini 😉 begitu juga soal sistem pembayaran di pwerwakilan ri yg tidak melayani pembayaran tunai.

      Amandement ketika itu juga tidak dikenakan biaya apa2. tetapi barusan saya cek di website kjri biaya I.7, 10 Euro (berlaku per tgl 01.05.2012 )
      http://www.indonesia-frankfurt.de/images/PDF/tarif_konsuler_kjri_frankfurt

      bisa jadi krn saya lapor dirinya beberapa hari sebelumnya 27.04.2012

      dikenakan biaya 20 Euro hanya untuk surat keterangan menikah/pendaftaran menikahnya saja.

      btw bagus bener ima tulis soal surat untuk keluyuran ini hehehheeh gak sih im ini hal serius memang krn pemeriksaan random bisa terjadi kapanpun http://de.wikipedia.org/wiki/Ausweiskontrolle

      untuk paspor biasa 48 halaman kalo di kjri frankfurt skrg ini 18 Euro im, untuk e-Passport nya lebih mahal lagi 52 Euro.

      untuk Integrationskurs tergantung ima kepengen taunya apa dulu 🙂 ima udah sempat mampir kesinikah? http://pasanganjerindo.com/2012/05/23/integrationskurs/

      salam
      /kayka

  13. Hai mbak Kayka…
    Salam kenal, saya Fannie. Saya menikah di standesamt di jerman bulan Mei kemarin. Saya mau tanya nih mbak tentang lapor diri dan khususnya untuk legalisasi akta nikah. Saat ini saya di Hamburg, jadi pastinya saya akan lapor diri ke KJRI Hamburg, hehehe.. Setelah saya cek website-nya ternyata yang disyaratkan sedikit lebih simple dari yang mbak tulis diatas. Tapi entahlah, saya yang kurang teliti atau mungkin di website KJRI Hamburg dipasang istilah yang berbeda, saya belum menemukan syarat2 untuk amandemen nama di paspor dan legalisasi akte pernikahan. Atau untuk kedua hal terakhir harus dilakukan di KJRI Frankfurt Am Main?
    Saya baru baca artikel2 mbak nih…dan baru tau kalau mungkin (sebaiknya) lapor diri dulu baru ke Auslanderbehörde. Hehehe… tapi saya udah duluan urus visa tinggal baru sekarang mau lapor diri.
    Ohya mbak, satu lagi, untuk amandemen nama di paspor apakah penting? Karena waktu saya menikah di standesamt dan bicara masalah nama, pihak standesamt bilang katanya ga perlu ada perubahan nama di paspor. Saya jadi bingung. Hehehe.. mungkin mbak bisa kasi pencerahan mengenai hal itu.

    Maaf mbak Kay, banyak banget nanya-nya. Hehehe…. Untuk sementara itu dulu deh. 😀

    Liebe Grüße,
    Fannie

    1. yeile fannie pake salam kenal lagi, kan udah beberapa kali mampir disini 😉

      biar telat selamat datang dan selamat atas pernikahannya ya.

      btw syukur banget lagi fan persyaratan di kjri hamburg lebih simpel. judulnya jangan dibikin ribet sesuaikan dengan yang tercantum di website mereka aja. buat pastinya tanya lewat imel dulu aja dari pada bolak balik. krn kan menyangkut pembayaran juga.
      ok, untuk bisa tidaknya di kjri Frankfurt, kalau saya lihat lagi dari lingkup Bundesland yang mereka layani, wilayah fannie gak termasuk didalamnya. artinya memang fannie kudu urusan sama kjri Hamburg.

      soal amandemen kalo saya waktu itu ngeliatnya penting fan. waktu ganti visa ke izin tinggal Ausweis-nya kan gak langsung keluar. jadi selama urusan apa2 saya pake paspor. dengan amandement tsb saya gak repot harus menjelaskan kalo dua nama yang berbeda tsb adalah nama saya. ditambah lagi paspor saya berlakunya masih lama takut ribet urusan nama kalo pesen tiket pesawat.

      hehehe gakpapa kog fan, saya dengan senang hati menjawabnya sepanjang saya tahu jawabannya.

      ok semoga jawaban saya bisa membantu fannie 🙂

      LG,
      /kayka

  14. Moin mbak Kay…hehehe..
    Aku udah langsung telp ke KJRI. Malah sekalian nanya tentang syarat2 untuk lapor pernikahan plus amandemen nama di paspor. Emang seperti yang ditulis di website. Hehehe.. Cuma untuk lapor nikah ama amandemen paspor, dr kjri bilang lapor diri dulu baru skalian nanti dilihat ttg yang lain2. Hehehehe…mudah2an emang bener2 sesimple di website. :-p Dan o’on nya aku lupa tanya berapa biaya untuk legalisasi dll. Mungkin sama dengan yg mbak Kay tulis kali ya… Mudah2an… Hehehehe
    Makasih loh mbak Kay, atas infonya.
    Nah, satu lagi nih. Ausweis itu apakah residence permit? Hehehe… Aku udah dapet residence permit dr auslanderbehoerde. Hehehehe.. jadi habis nikah, aku perpanjang visa dulu. Jadi di residence permit masih nama bujang, belum ada nama suami. Cuma aku juga dikasi satu kertas judulnya Zusatzblatt zur Aufenthaltserlaubnis. Disitu tercantum nama bujang plus nama setelah menikah, alias ada nama belakang suami.
    Kalau kasusnya begini (cieeee kasus…hehehe), nanti setelah aku amandemen paspor apakah aku perlu ke Auslanderbehoerde lagi untuk revisi nama di Aufenthaltserlaubnis mbak?
    Huhuhu…maap si anak bawang banyak bertanya. Hahahaha…
    Vielen vielen Dank vorab… 😀

    Liebe Gruesse (noch mal),
    Fannie

    1. moin moin fannie… hehehhe padahal udah sore, gak ngerti Hamburger dialekt untuk selamat sore apaan 🙂

      betul fan yang paling pertama dilakukan itu lapor diri dulu. kalo udah terdaftar, baru deh urusan dll bisa diproses oleh petugas kedutaan. waktu itu semua keperluan saya bisa diurus hari itu juga. krn semua dokumen yang diisyaratkan semuanya sudah saya siapkan.

      btw fannie deeeh kalo di kjri hamburg simpel mbok ya disyukuri gitu loh 🙂 soal biaya legalisasi, memang gak ada ya infonya di website mereka fan? biaya yang saya tulis paling banter dipake buat ancer2 aja. btw fannie sempet nanya gak tuh bisa cash apa enggak?

      betul sekali fan Aufenthaltserlaubnis = izin tinggal.

      ok soal perlu balik lagi ke Ausländerbehörde untuk merubah nama. saya gak tau fan. biar gak penasaran kalo amandemen fannie udah beres minta tolong suami tel ke Ausländerbehörde utk menanyakan soal ini. krn terbalik dgn fannie, Aufenthalt saya sudah sesuai nama yang baru tapi saya gak balik lagi ke kjri minta paspornya diganti krn toh dipaspor saya sudah ada amandemen-nya. jadi kalo urusan harus melampirkan fotokopi paspor saya kopikan juga halaman amandemen-nya. dan ok2 aja. lagi pula ganti paspor atau ganti Ausweis ada biayanya, bgitu… 🙂

      salam
      /kayka

  15. Liebe mbak Kay….

    Endlich, urusan lapor diri dan amandemen paspor udah beres. 🙂 Skrg di paspor saya juga ada halaman amandemennya. Hehehe..
    Ternyata emang simple ajah seperti di website. Hehehe… Syukurlahhh… :p
    Lapor diri dan amandemen paspor kostenlos kalo kata iklan2 di tipi. Hahaha.. Untuk legalisir surat nikah, kostet 20€ mbak Kay. Dan harus transfer ke konto konsulat. Sama seperti mbak Kay dulu. 🙂 Tapi…ada tapinya nih…saya belum..huhuhu..kata pihak konsulat harus diterjemahkan dulu mbak Kay… Apa mbak Kay dulu juga gitu? Waktu itu saya juga kurang berburu informasi kali ya. Waktu ditanya untuk apa, saya bilang untuk lapor/pencatatan nikah di catatan sipil Indonesia pas nanti saya pulang ke Indonesia.

    Nah…ini jadi kegalauan lanjutan nih (hahaha..), sebenernya apa yang perlu kita lakukan setelah menikah di jerman, berkaitan dengan pencatatan/pelaporan/pendaftaran (maap kurang tau istilah yang tepat) pernikahan kita di pihak Indonesia, dalam hal ini catatan sipil.
    Apakah mbak Kay sudah mencatatkan pernikahan mbak Kay di catatan sipil Indonesia?

    Btw, sembari nungu balasan mbak Kay, saya mau menjelajah resep2 di artikel sebelah. Hahaha

    Vielen vielen Dank, mbak Kay!!!
    Liebe Grüße,
    Fannie

    1. liebe fannie,

      syukur alhamdulillah udah beres ya lapor diri dan amandemen nama di paspornya. berarti sama spt lapor diri & amandemen di kjri frankfurt, kostenlos juga ya.

      eh iya fan ngomong2 kjri hamburg punya daftar tarif spt kjri frankfurt inikah? http://www.indonesia-frankfurt.de/images/PDF/tarif_konsuler_kjri_frankfurt_2012.pdf

      kalau ada boleh dong fan dikopiin juga disini kali2 aja ada pembaca yg juga nyari2 info tsb. thanks ya.

      nah soal legalisasi surat nikah yg agak beda nih fan. dulu saya terima beres gak perlu pake diterjemahin dulu. biaya 20 Euro-nya all inkl. tinggal ndaftarin pernikahannya nih fan yg belum. kalau fannie mau, saya punya link satu blogger yg udah ngedaftarin perkawinannya di capil surabaya

      http://deutschlandina.wordpress.com/2012/05/05/b-tentang-hukum-lintas-negara-pencatatan-pelaporanpernikahan-di-jerman-ke-catatan-sipil-indonesia/

      siiip semoga membantu ya.

      LG,
      /kayka

  16. Halo, mau nanya ini tentang masalah nama di passport vs. nama di Aufenthaltstitel vs. nama di e-AT (elektronische Aufenthaltstitel).

    Di paspor (dan KTP), nama saya: SEPTIKA PEDI ARTATI
    Di paspor bagian bawah (maschinelesbar): >>IDNARTATI>>SEPTIKA>>PEDI>>….de-el-el
    Saya di KVR setempat terdaftar sebagai SEPTIKA PEDI ARTATI,+ (karena di indo ga ada Familienname, jadi semua namaku dianggap sebagai Familienname)
    Kemarin apply e-AT, petugasnya ngambil nama dari bagian yang bisa di-scan, jadi namaku di kartu e-AT jadi: ARTATI SEPTIKA PEDI

    Apakah mbak,kakak,ibu-ibu ada masalah sama atau ada pengalaman berbeda? Atau pernah ada masalah?

    Saya nikah dengan WNA, tapi memutuskan untuk tidak mengambil nama keluarga suami. Apakah lebih baik ambil nama keluarga suami yah? Tapi, pada akhirnya di passport bakal tetap ditulis nama lengkap + nama keluarga di satu deret kan yah..

    Terima kasih info/sharingnya.

    1. hallo tika,

      saya kenal kog beberapa yang namanya pake nama sendiri gak pake nama keluarga suami. di e-AT namanya gak dua baris tapi sebaris aja. BeamterIn disini ngerti kog gak semua negara pake sistem nama keluarga. yang penting harus ditegesin dari awal.

      salam
      /kayka

      1. Terima kasih jawabanya. Satu pertanyaan lagi itu di e-AT urutan namanya bagaimana ya? Kalo misal namanya “Pertama Kedua Ketiga”, nama yang tampil di e-AT apa yah?

        1. hallo tika,

          saya kurang paham pertanyaannya.

          ok begini kalo nama ketiga adalah nama keluarga, maka nama kel tsb ada pada baris pertama. nama pertama dan kedua (nama lengkap kita) tertera pada baris kedua.

          utk kasus Eigenname ditulis sebaris.

          salam
          /kayka

Please feel free to share your thoughts.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s